loading...
![]() |
Indikator RDT |
Menurut WHO, kematian akibat malaria dunia selama tahun 2010 mencapai 665.000 orang dan 86 % adalah balita. Belum di tambah kasus-kasus kematian yang tidak dilaporkan.
Sedangkan kasus penyakit malaria yang temukan dan ditangani di indonesia sekitar 544.470 selama tahun 2010.
Malaria bisa di tangani secara cepat bila pasien langsung memeriksakan diri ke tempat pelayanan kesehatan antara lain Puskesmas terdekat. Puskesmas menyediakan laboratorium untuk membantu menegakkan diagnosa jenis malaria yang di derita. Biasanya sampel darah akan diperiksa dengan memakai mikroskop oleh petugas laboratorium.
Seiring dengan perkembangan teknologi maka jenis-jenis test malaria terbaru terus dikembangkan. Yang paling praktis adalah dengan menggunakan alat RDT (Rapid Diagnostic Test) atau Tes Diagnostik Cepat. Caranya pun relatif mudah karena seperti ketika hendak memeriksakan kehamilan.
RDT terdiri dari 3 baris indikator yang akan menunjukan hasil pemeriksaan darah anda. Testnya pun hanya menunggu 15 menit dibanding pemeriksaan mikroskop yang sampai 60 menit. Di daerah endemik malaria seperti Papua, alat ini banyak di jual bebas. Langkah-langkah pemeriksaan RDT bisa di tonton pada video di bawah ini
Cara kerja test ini berdasarkan atas pendeteksian antigen-antigen yang terdapat dalam parasit malaria. Antigen-antigen yang tersedia menjadi target deteksi dari RDT ini adalah :
- Histidine-Rich Protein II (HRP-II), suatu protein yang larut dalam air yang disintesis oleh trofozoit dan gametosit muda dari P. falciparum. Tes ini diproduksi pertamakali dengan merk Parasight-F. Tes semacam ini juga dikenal dengan nama ICT Malaria Pf.
- Parasite Lactate Dehydrogenase (pLDH) yang diproduksi parasit malaria stadium aseksual maupun seksual. RDT yang tersedia saat ini dapat mendeteksi pLDH dari semua jenis parasit malaria. RDT dapat membedakan antara P. falciparum dan non-falciparum tetapi tidak dapat membedakan antara P. vivax, P. ovale dan P. malariae. RDT yang dibuat untuk mendeteksi antigen ini antara lain tes OptiMAL.
- Kombinasi antara antigen HRP-II dari P. falciparum dengan antigen pan-malarial yang terdapat pada semua 4 jenis malaria. Tes dengan kemampuan deteksi kombinasi antigen ini dikenal dengan nama ICT Malaria Pf/Pv.
So...RDT jadi pilihan paling praktis untuk mendeteksi malaria secara cepat dan akurat. Karena sangat mudah dalam penggunaanya.
Salam Sehat.....
Dari berbagai sumber
Komentar
Posting Komentar