DAMPAK GULA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

GULA PASIR
Ada suatu pendapat mengatakan bahwa semakin maju dan pintar suatu bangsa, semakin tinggi kebutuhan masyarakat akan gula. Gula merupakan jenis karbohidrat sederhana, tetapi dalam proses permurniannya maka kandungan zat gizi sudah habis tergerus. Maka dari itu gula disebut sumber kalori kosong. Gula pasir contohnya berasal dari tebu hampir 100% murni. Tetapi jenis gula tersebut bukan hanya satu-satunya. Masih banyak jenis gula yang lain seperti permen, gula merah, dan lain-lain yang dikenal sebagai gula sederhana. 
Dalam hidup sehari-harikita tak lepas akan konsumsi gula yang banyak dipasaran seperti permen, es krim, susu kental manis, madu dan berbagai manisan lainnya. Padahal menu seperti itu tidaklah sehat dan tidaklah dianjurkan untuk dimakan dalam porsi yang besar. Selain mengurangi nafsu makan normal maka gula juga menjadikan asupan gizi menjadi tidak seimbang karena kandungan kalorinya yang tinggi. Akibatnya adalah kegemukan serta memicu naiknya kadar gula dalam darah.
Gula sederhana cepat sekali diserap usus sehingga kadar gula darah meningkat dengan cepat mengakibatkan dorongan  mengkonsumsi gula lagi. Hal ini memaksa produksi hormon insulin dengan dengan cepat dan merangsang pembentukan lemak badan akibat dari metabolisme gula dalam sel tubuh.
Manusia mengkonsumsi gula karena alasan manisnya. Naluri terhadap rasa manis sudah ada ketika kita masih bayi. Hal ini berkembang ketika kanak-kanak dan kembali lagi ketika memasuki usia lanjut. Rasa manis memuaskan seseorang lewat indera perasa lidah dan rongga mulut. Gula memang membuat hidup lebih nikmat. Tapi awas, pengaruh negatif gula akan membuntuti kita.
Karies gigi (keropos gigi), sering dikaitkan dengan konsumsi gula yang berlebihan. Gula sering menempel dan tersangkut di gigi dalam jangka waktu yang lama. Apabila tidak dibersihkan maka proses fermentasi gula menjadi senyawa asam terjadi, sehingga mengikis lapisan email gigi perlahan-lahan dan terjadilah pembusukan gigi.
Akibat lain yang ditimbulkan adalah kacaunya tingkat produksi hormon insulin yang berfungsi menetralisir kadar gula dalam darah sehingga air seni kita tidaklah mengandung gula. Dan apabila ini terjadi berulang-ulang maka bisa saja  penyakit diabetes membayangi hidup kita.
Oleh sebab itu batasilah konsumsi gula yang berlebihan. Untuk melengkapi kebutuhan akan kalori saya sarankan, makanlah makanan yang  mengandung karbohidrat kompleks (padi-padian/sereal, tepung, dan umbi-umbian).

SEMOGA TETAP SEHAT.


Komentar