Pasta gigi sudah dikenal sejak jaman Yunani Kuno, yang dibuat dari beberapa ramuan tradisional tertentu untuk membersihkan gigi sehingga tampak bersih dan berkilau. Dan hal ini berkembang hingga jaman perang dunia I . Ketika pasta gigi sudah mulai di produksi oleh suatu perusahaan, maka orang-orang mulai ramai membeli ramuan ajaib pembuat gigi berkilau itu. Dan saat ini kita boleh dikata bahwa orang-orang tidak bisa hidup tanpa pasta gigi :D
Pasta gigi merupakan salah satu kebutuhan, yang hampir setiap orang menggunakannya tiap hari. Apakah anda menggunakannya sehari 2 kali atau 3 kali ? Dan kemungkinan anda tidak pernah meluangkan waktu untuk membaca komposisi yang terkandung di pasta gigi anda. Hanya beberapa yang meyakini bahwa komposisi standar pasta gigi sangat penting, dan ada yang meyakini bahwa hanya airlah yang lebih penting dari pada pasta gigi.
Dan ingat jika anda menyikat gigi menggunakan pasta gigi maka usahakan untuk tidak menelan pasta gigi itu. Inilah alasannya :
1. Formaldehid
Suatu komposisi pasta gigi yang berguna untuk membunuh kuman pada gigi setelah makan atau tidur. Bila sejumlah besar formaldehid tertelan akan berakibat penyakit kuning, gangguan ginjal, hati bahkan kematian.
2. Deterjen
Merupakan busa aktif sepeti sabun kebanyakan. Apa rasanya bila pasta gigi kita tak berbusa ? Hanya anda yang tahu...tentu tidak seru kan..? Hati-hati bila kebanyakan menelan deterjen karena akan menimbulkan rasa terbakar di saluran cerna kita.
3.Rumput Laut
Bahannya berlendir yang berfungsi sebagai pengikat (gel) bahan-bahan pasta gigi yang lain agar tercampur dengan homogen. Tanpa zat hijau ini maka pasta gigi "hancur berantakan" karena tidak mau bercampur dengan bahan-bahan yang lain. Kabar baiknya rumpat laut ini tidak beracun dan bernilai gizi.
4. Minyak Pepermint
Berfungsi untuk menyegarkan nafas anda dengan rasa mint yang populer. Tapi hati-hati, minyak pemermint ini bisa menyebabkan denyut nadi melambat, mulas, gemetar otot jika di konsumsi dalam jumlah besar.
5. Parafin
Merupakan produk turunan dari minyak bumi, yang berfungsi untuk menciptakan pasta yang lebih halus yang merembes ke bulu sikat gigi ketika kita menggunakan sikat gigi. seperti yang mungkin anda bayangkan bahwa parafin memang tidak dapat dimakan. Tapi jika anda kebetulan menelan bahan ini maka akan berakhir dengan sakit perut, rasa mual, muntah bahkan sembelit berat.
6. Gliserin Glikol
Anda pernah mendengar bahan ini ? Gliserin ini ditambahkan pada bahan pasta gigi untuk mencegah agar pasta gigi tidak terlalu kering dan anti pembekuan bila dalam cuaca dingin. Meskipun tidak beracun tapi akan menyebabkan rasa mual jika tertelan.
7. Kapur
Ya benar-benar kapur. dapat dilihat bila pasta gigi mengering. Berfungsi untuk memutihkan gigi. Debu kapur dapat menyebabkan masalah paru-paru jika terhirup melalui pasta gigi anda, dan menelan sedikit kapur dapat menyebabkan pendarahan.
8. Titanium Dioksida
Ini salah satu bahan yang umum terdapat dalam pasta gigi, meskipun biasanya ditemukan dalam cat putih. Bila ditambahkan dalam pasta gigi, titanium diokside memberikan efek melindungi pada gigi anda seperti halnya pada dinding-dinding itu, akan tampak bagus dan putih (walau hanya beberapa jam setidaknya). Titanium diokside bila tertelan tidak akan menyakiti anda. Tapai sebaiknya jangan ditelan.
9. Sakharin
Merupakan pemanis buatan yang ditambahkan pada pasta gigi. Menurut penelitian sakharin dalam kadar rendah tidak berbahaya.
10. Mentol
Salah satu bahan terakhir untuk menambah rasa lebih "mint" pada pasta gigi agar terasa lebih segar untuk menutupi rasa deterjen, kapur, rumput laut, gliserin, parafin dan titanium dioksida.
Komentar
Posting Komentar