NOKIA SUDAH MENYERAH DALAM PERANG SMARTPHONE ?

Stephen Elop (Nokia)
dan Steve Ballmer (Microsoft)
Seperti yang di tulis Reuters pada 11 Februari 2011, Nokia akhirnya bekerja sama dengan Microsoft Corp sebagai upaya terakhir untuk mengejar ketertinggalan oleh Google dan Apple dalam hal teknologi Ponsel Pintar (SmartPhone). Dalam hal ini tentu menaikan pamor Nokia dalam peta persaingan saat ini  walau harus butuh waktu yang lama untuk mengejar ketertinggalan ini. 
Saham pembuat Ponsel terbesar di dunia sementara  jatuh 14 %,  ditengah kekhawatiran atas keputusan baru dari pimpinan Nokia Stephen Elop yang menyerah dan bersedia menggunakan perangkat lunak Microsoft Window ditanam dalam  seluruh SmartPhone Nokia. 
Kesepakatan baru itu menandai suatu terobosan potensial amat penting bagi Microsoft yang telah mengincar selama bertahun tahun dan akhirnya berhasil mendapatkan kesempatan menanam perangkat lunaknya ke dalam 30 juta produk SmartPhone Nokia per triwulan. Hebat memang. 
Keputusan Elop yang mantan veteran Microsoft disusun pada bulan September lalu, menjadikan pencipta ponsel Finlandia itu lesu. 
Wakil Presiden Google Vic Gundotra dalam twitternya minggu ini,  sepertinya mengejek "Dua ekor kalkun tak akan menjadi Seekor Elang.
Elop pun tidak mau kalah malah dia membalas "Dua pembuat sepeda dari Dayton Ohio, suatu hari memutuskan untuk terbang".
Untuk membuktikan mana yang terbaik, maka sebaiknya masing-masing melempar produk dipasar selama 6 bulan, kata analis Al Hilwa dari Pusat Teknologi Riset IDC.  
Nokia telah menanam saham untuk SmartPhone dengan Microsoft, malahan marginnya lebih tinggi dari iPhone Apple dan Android nya Google yang telah menguasai pasar. Sekarang ini tiga kuda pacu sementara berlomba, kata Elop.
Nokia sendiri telah meninggalkan produksi SmartPhone sendiri yaitu Symbian, yang berakibat PHK besar-besaran karyawannya diseluruh dunia. Sebagai bentuk protes maka ratusan karyawan Nokia itu langsung berjalan keluar kantor Nokia di Tampere,  Finlandia Tengah pada hari Jumat lalu. 


Komentar

Posting Komentar