MENDAFTAR DI REKSADANA ONLINE PERTAMA KALI

loading...
Kenal reksadana belum lama juga. Awalnya dari utak atik internet hingga akhirnya menemukan artikel mengenai investasi  yang menguntungkan, gak pake ribet, legal, aman nyaman karena di awasi oleh pemerintah dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Definisi Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. 

Dalam hal ini kita menyerahkan duit kita untuk dikelola oleh perusahaan tertentu (manager investasi) untuk di letakan kedalam instrumen investasi yang di pilih investor. Jadi kita tidak dipusingkan dengan pergerakan pasar yang naik turun, mantengin layar komputer dll. Jadi manager investasi hanya menunggu perintah dari investor dalam melakukan aktivitas deposit dana, penarikan bahkan pengalihan dana. Selebihnya kita tinggal menunggu duit kita bertumbuh hari demi hari.
Wah udah kepanjangan jelasinnya... hehe
Pertama kali saya beli reksadana di situs BAREKSA.COM yang merupakan marketplace reksa dana online terintegrasi pertama di Indonesia, yang bernaung di bawah PT Bareksa Portal Investasi yang didirikan pada tanggal 17 Februari 2013. 
Portal ini, selain menyediakan platform untuk melakukan jual-beli reksa dana secara online, juga memberikan layanan data, informasi, dan alat investasi reksa dana, saham, obligasi, dan lainnya, untuk memudahkan masyarakat berinvestasi.
Sebelum punya reksadana kita diharuskan untuk mendaftar sebagai calon investor dengan mengklik tombol Buka Akun lalu masukan data-data  nama, alamat, password, email, no ponsel dll kemudian upload scan KTP dan scan halaman muka buku Tabungan.

  

Centang semua persyaratan yang ada kemudian pilih metoda tanda tangan elektronik. Lalu klik kirim SMS.
Dengan menggunakan metode ini, Nasabah dapat menandatangani Formulir Pembukaan Rekening Reksa Dana melalui link yang di  kirimkan ke smartphone nasabah


Anda akan menerima nomor token beserta link yang dikirimkan Bareksa via SMS di smartphone. Klik link tersebut dan silahkan menandatangani dengan menggunakan jari atau pen digital dalam posisi landscape. Jika masih kurang pas klik reset tanda tangan. Jika tanda tangan sudah jadi masukan kode token tadi lalu klik Simpan Tanda Tangan.


Jika pendaftaran berhasil maka anda akan menerima konfirmasi email sebagai nasabah bareksa beserta video dan  file panduan-panduan berformat PDF untuk bertansaksi di bareksa.  Anda juga akan di hubungi via telpon oleh Mbak CS Bareksa yang bersuara nan merdu sebagai ajang perkenalan nasabah, Nah loh. 


Oh ya pengalaman saya waktu mengirimkan tandatangan elektronik harus benar-benar sama dengan tanda tangan yang ada di KTP yang di upload. Punya saya sedikit berbeda lantaran di tulis pake jari di layar smartphone akibatnya mbak CS bersuara merdu menyarankan untuk merubah tanda tangan supaya sama persis dengan KTP. Jadi Link tanda tangan dikirim lagi ke smartphone saya.
Masalah yang kedua adalah mbak CS nya mempermasalahkan nama lengkap saya di akun Bareksa sedikit berbeda dengan nama di buku tabungan BRI saya yaitu dua nama tengah saya di buku tabungan cuma di inisialkan. 
Akhirnya mbak CS nya mengirimkan formulir isian via email yang menyatakan bahwa buku tabungan tersebut benar punya saya ...hadeuh...
Dengan berbagai pertimbangan saya menghubungi Bareksa via email untuk mengganti buku tabungan BRI dengan  tabungan Mandiri yang nama pemilik tabungan benar-benar sama dengan nama investor di Bareksa.
Dan hingga saat ini saya deposit dana di Bareksa lewat Bank Mandiri.
Saya salut dengan pelayanan CS di Bareksa yang sangat teliti dan sabar dalam memandu calon investor kampung kayak saya...hehee. 
Akhirnya saya resmi terdaftar sebagai investor di Bareksa dan sekarang sudah memiliki 1 reksadana Pendapatan Tetap dan 2 Reksadana Saham.
Salam Investor Indonesia.

Komentar

  1. Terus. Unt pertamaka kali inves sampe berapa duit tuh.. Gmn cara kerjanya perbulan dpt apa ato gmn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Minimal 100 ribu tergantung jenis reksadananya. Uang itu berubah menjadi beberapa unit penyertaan, kayak lembar saham gitu .nah harga unit penyertaan ini yang naik turun sesuai pasar.

      Hapus

Posting Komentar