Ada 3 (tiga) faktor yang berkaitan erat dengan kejadian tekanan darah tinggi (hipertensi):
Berdasarkan pengaruhnya, makanan atau minuman yang dapat berpengaruh buruk dapat digolongkan sebagai berikut :
- Volume plasma darah
- Tahanan pembuluh darah perifer
- Curah jantung
Tekanan darah tinggi meningkatkan resiko berbagai gangguan kesehatan seperti stroke, penyakit jantung, diabetes, gangguan ginjal dan sebagainya.
Makanan/minuman seyogyanya dikendalikan agar tidak memicu ataupun memperparah keadaan.
Cukup banyak makanan/minuman yang “ngetrend” di masyarakat tetapi tidak baik bagi penderita/pengidap tekanan darah tinggi (hipertensi).
Pengidap tekanan darah tinggi (hipertensi) seyogyanya menghindari makanan atau minuman yang mempunyai pengaruh buruk terhadap faktor-faktor pemicu tekanan darah tinggi.

1). Makanan yang berpotensi meningkatkan volume plasma darah yaitu makanan yang banyak mengandung garam karena garam bersifat menarik air.
Contoh: garam dapur, makanan kalengan, daging/ikan asap, bahan makanan yang diasinkan (ikan, daging, telur, kedelai, sayuran), roti/kue, mie, dan makanan yang diolah menggunakan garam atau soda kue.
2). Makanan yang berpotensi merusak dinding pembuluh darah karena menyebabkan penyempitan, penebalan, penurunan elastisitas dinding pembuluh darah, dan bahkan penyumbatan pembuluh darah sehingga tahanan pembuluh darah meningkat antara lain ....
- Makanan yang mengandung asam lemak "trans", terdapat pada makanan yang berlemak jenuh, berminyak jenuh dan bersantan kental, seperti : makanan yang digoreng terutama yang berulang kali, margarine, mentega, susu full cream, sayur bersantan kental, opor, rendang, dan makanan lain yang banyak berlemak/bersantan.
- Makanan yang bergula seperti: gula pasir, gula merah, gula-gula, donat, dodol, kue basah/kering, sirop, dan makanan/minuman lain yang menggunakan gula.
- Minuman beralkohol.
3). Makanan/minuman yang dapat memacu (mempercepat) denyut jantung, seperti makanan/minuman yang mengandung kafein (kopi, energy drink)
Demi menjaga tekanan darah diperlukan pengobatan dan diet yang tepat. Berikut adalah beberapa makanan yang dapat dikonsumsi untuk menjaga tekanan darah, seperti yang dilansir dari Boldsky.
1. Pisang
Kalium dalam pisang sangat bermanfaat untuk penderita tekanan darah tinggi.
2. Bawang putih
Bawang putih juga merupakan bahan yang sangat penting untuk mengendalikan tekanan darah. Konsumsi bawang putih dapat meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah.
3. Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam dan kangkung itu rendah kalori. Selain itu, sayuran berdaun hijau juga mengandung kalium, folat, dan magnesium, yang merupakan kandungan utama yang membantu menjaga tekanan darah.
4. Produk susu rendah lemak
Olahan susu rendah lemak membantu menjaga tekanan darah. Selain itu, susu juga kaya kalsuim yang dapat menjaga tekanan darah.
5. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti kenari adalah sumber kalium, magnesium, serat, dan lemak sehat. Bahan-bahan yang terkandung dalam kacang membantu aliran darah lebih baik dan mencegah naiknya tekanan darah.
6. Biji-bijian
Biji-bijian utuh kaya serat dan nutrisi penting. Selain itu, biji-bijian juga mengandung vitamin dan mineral yang membantu menurunkan kadar trigliserida. Selain itu, mengkonsumsi biji bunga matahari dan biji labu juga bisa mengurangi tekanan darah tinggi.
Water Hack Burns 2lb of Fat OVERNIGHT
BalasHapusWell over 160000 men and women are trying a easy and secret "liquids hack" to drop 1-2 lbs each night while they sleep.
It is scientific and works every time.
This is how to do it yourself:
1) Grab a clear glass and fill it up half the way
2) Then use this strange HACK
and be 1-2 lbs thinner the next day!